Konfigurasi Gateway Internet With Mikrotik
Bagaimana mengkonfigurasi gateway untuk jaringan kantor, warnet atau sekolahan ? pertanyaan yang dulu sempat mampir di benak penulis sebagai pemula di bidang IT. Mungkin juga ini pertanyaan wajib jika kita akan bergelut di dunia jaringan komputer.
Gateway adalah sebuah pintu gerbang ( menurut kamus bahasa ndeso ) yang menghubungkan jaringan local dengan dunia luar atau internet network. Nah sebelum kita mengkonfigurasi pastikan kita sudah mengetahui topologinya. Mudah saja kok siapkan sebuah PC atau perangkat yang berfungsi sebagai gateway, kabel UTP , dan Switch. Kebutuhan port switch tergantung pada banyaknya kebutuhan PC yang digunakan. Sebetulnya dapat juga menggunakan vlan dalam segmentasi PC ini.
Dalam tulisan kali ini, setelah topologi jaringan telah terpasang kita akan mengkonfigurasi mesin gateway saja. disini penulis menggunakan RouterOS versi 3.x buatan mikrotik.com. kenapa ? karena disamping mudah dalam instalasi , mendukung gateway ,banyak fitur dan konfigurasinya berbasis GUI ( grafis disebut juga “clickers ” atau tukang ngeklik ) hal ini sangat mudah dilakukan. Disini penulis akan mengkonfigurasinya dengan menggunakan script .Sama saja dengan yang ada di GUI sekalian kita belajar script menggunakan RouterOS.
langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Login dengan user dan password yang telah diset di mikrotik user menggunakan SSH atau winbox.exe
2. tambahkan Ip address dalam mesin kita. disini kita akan menambahkan 2 buah ip yaitu ip dari ISP atau provaider dan satu lagi ip untuk jaringan local kita.Contohnya kita mempunyai 2 buah interface yang dsebut ether1 dan ether2. Definisikan dulu ether mana yang akan dijadikan WAN dan LAN. untuk kasus ini saya mendefinisikan ether1 sebagai WAN port ( terhubung ke modem atau provaider device ) sedangkan ether2 sebagai LAN port ( terhubung ke switch ) tambahkan di terminal code seperti atau dapat menggunakan winbox. : ( ip disini menrupakan ip imajiner silahkan ganti dengan ip nyata di jaringan pembaca sekalian
[xxx@Warnet_Router]ip address add address=125.89.34.3/29 interface=ether1 [xxx@Warnet_Router] ip address add address=192.168.0.1/24 interface=ether2
3. tambahkan sebuah gateway di mesin kita. Gateway ini berfungsi untuk menforwarding paket data dari local ke internet atau sebaliknya.
[xxx@Warnet_Router] ip route add gateway=125.89.34.1 atau ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=125.89.34.1
4. tambahkan Ip DNS yang berfungsi sebagai domain translasi ke ip address
[xxx@Warnet_Router] > ip dns set primary-dns=125.89.34.10 secondary-dns=125.0.0.10
kita bisa membuat gateway kita sebagai mesin DNS -cache dengan mengaktifkan fitur :
[xxx@Warnet_Router] > ip dns set allow-remote-request=yes
sehingga ip gateway local kita dapat berfungsi sebagai DNS server untuk jaringan local kita.
5. Agar komputer local kita dapat internet aktifkan mode masquarade di mesin gateway kita yang berfungsi untuk mentranlasi ip loocal menjadi ip public yang dapat dikenalin di internet. caranya :
[xxx@Warnet_Router] ip firewall NAT add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquarade
6. Pastikan kita dapat mengping domain tertentu dalam router kita.
[xxx@Warnet_Router] > ping www.yahoo.com 209.131.36.158 64 byte ping: ttl=52 time=230 ms 209.131.36.158 64 byte ping: ttl=52 time=228 ms 2 packets transmitted, 2 packets received, 0% packet loss round-trip min/avg/max = 228/229.0/230 ms
7. Kemudian kita mengkonfigurasi PC - PC Local kita. Disini cara pengisiannya menggunakan metode static IP yang perlu diisi adalah : contohnya 1 komputer local jika banyak komputer silahkan ganti ip address hostya 192.168.0.x dengan x = 3,4,5,6,7, dst
ip = 192.168.0.2 subnet = 255.255.255.0 gateway = 192.168.0.1 dns-primary = 192.168.0.1 dns-secondary = 125.0.0.10
8. kemudian cek ping dari comand - prompt di PC local ke ip gateway dan domain tertentu jika hasilnya reply maka selamat anda sudah berhasil membuat gateway secara sederhana.






Komentar