Home > Mikrotik > Setup Limit Bandwidth Siang dan Malam - QoS

Setup Limit Bandwidth Siang dan Malam - QoS

Kadang kala kita diminta untuk mensetup bandwith dengan kondisi penjadwalan seperti bandwith siang dan malam berbeda kecepatan bisa hari senin sampai jumad dan lain sebagainya.

Disini saya akan menjelaskan konfigurasi yang sederhana untuk mengkonfigurasi limit bandwith pada siang hari dan malam hari yang berbeda .Konfigurasi ini  menggunakan routerOS perangkat lunak courtesy by mikrotik.

Skenarionya saya menggunakan konsep 

  • Simple Queue ( Bandwith management setup )
  • Script    ( Script otomatis untuk mengatur bandwith )
  • Scheduler  ( crontab atau cronjob bagi 2 item diatas )

Kondisi  jaringan 192.168.1.0/24 yang akan dilimit berdasarkan siang dan malam hari

Network 192.168.1.0/24
Bandwidth = 06:00am – 18:00pm – 1Mbps. <Max-Limit>
Bandwidth = 18:00pm – 06:00am – 2Mbps. <Max-Limit>

langkah pertama membuat 2 Simple Queue untuk jaringan LAN yang sama dengan perbedaan bandwidth. Sriptnya sebagai berikut :

/queue simple
#name=”Siang” target-addresses=192.168.1.0/24 dst-address=0.0.0.0/0
interface=<ether-x> parent=none direction=both priority=8
queue=default-small/default-small limit-at=512k/512k
max-limit=1M/1M total-queue=default-small

#name=”Malam” target-addresses=192.168.1.0/24 dst-address=0.0.0.0/0
interface=<ether-x> parent=none direction=both priority=8
queue=default-small/default-small limit-at=1M/1M
max-limit=2M/2M total-queue=default-small

Langkah ketiga membuat script nya sebagai berikut :

/system script
#name=”Siang” source=/queue simple enable Siang; /queue simple disable Malam
#name=”Malam” source=/queue simple enable Malam; /queue simple disable Siang

Jika script yang diberi nama “Siang” dieksekusi,script tersebut akan mengenable simple queue yang diberi nama “Siang dan mendisable simple queue “Malam”
Untuk script yang malam adalah sebaliknya

Langkah ketiga buatlah jadwal untuk menjalankan script tersebut.

/system scheduler
#name=”Siang” on-event=Siang start-date=may/15/2008
start-time=06:00:00 interval=1d
#name=”Malam” on-event=Malam start-date=may/15/2008
start-time=18:00:00 interval=1d

Nah di dalam scheduler dijelaskan,
Scheduler yang diberi nama “Siang” akan mengeksekusi script yang diberi nama “Siang” dimulai tanggal 15 may 2008 pada jam 06.00 dengan interval 1 hari.
Scheduler yang diberi nama “Malam” akan mengeksekusi script yang diberi nama “Malam” dimulai tanggal 15 may 2008 pada jam 18.00/ jam 6 sore dengan interval 1 hari.

Categories: Mikrotik Tags:
  1. June 5th, 2009 at 13:54 | #1

    kapan upload artikel yg baru ni bos.. pembahsa mengenai script di mikrotik :D

  2. June 5th, 2009 at 14:49 | #2

    Ok wah jadi pengen kopi aceh nih juragan heehehhe..ok tetap semangat dan update terus knolodgenya yah :-)

  3. August 14th, 2009 at 10:47 | #3

    ditunggu yah. bahan udah banyak lagi di hardisk laptop. belum dupload. :-)

  4. January 6th, 2010 at 15:38 | #4

    bos gmn nge-check script ini berjalan ato gak

  5. January 11th, 2010 at 16:32 | #5

    ya dicoba dengan tes ke tkp atau lapangan . kalo malam tes bandwith apakah udah sesuai , kalo siang test bandwith lagi apakah sesuia selain itu kita bisa cek di mrtg interface localnya berapa tx,rx yang dicapai apakah sesuai dengan Queue yang telah kita setup

  1. No trackbacks yet.

Spam Protection by WP-SpamFree